Sabtu, 31 Desember 2011

Just want split it out!!

New Year's Eve,
What do i get?
Still work, then...
Working n' Working n' Working....
That's a great!!!!

Wait, since when i care about the fucking happen @ the new years eve?
Nothing! I dont have any care about the New Years Eve!!!

What is The Success

SUCCESS, not famous, not money, or power.

SUCCESS, walking in the morning will be happy to what we should do.

And what about the good we get out of the door.
And will increasingly be wonderful, when we live with the person we love, ...

SUCCESS that relate to the world and make other people feel.

SUCCESS, finding a way to bind those who have nothing in common, except for DREAM.

And when you sleep at night, we did the best aware of who we can do.

Success was FUN and FREEDOM and FRIENDSHIP.

And SUCCESS is 'love'.

.: Andie @ Fames The Movie:.

Sabtu, 02 Juli 2011

How to Stay Young-n-Happy Always

1. Buang jauh dari pikiran kamu tentang hal-hal yang tidak terlalu penting (umur, berat badan, tinggi badan, dll).

Biarkan dokter yang mengkhawatirkan hal-hal tsb. Karna itulah alasan kita membayar mereka.

2. Bertemanlah dengan orang-orang yang membuatmu ceria. Karena orang yang terlalu banyak berkeluh kesah & sukar menikmati hidup, akan memberikan dampak negatif padamu.

3. Jangan pernah berhenti untuk belajar:

Pelajari lebih banyak tentang komputer, berkebun, kerajinan tangan, perdalam hobi ataupun hal-hal lainnya. Jangan biarkan otak kamu istirahat terlalu lama. Karna setan akan mengambil alihnya. Dan setan itu dikenal dengan nama ALZHEIMER !!!

4. Nikmatilah hal-hal sekecil apapun.

5. Sering-seringlah tertawa, bahkan sekeras yang kamu mau. Tertawalah sampai kamu merasa seperti kehabisan nafas.

Dan jika kamu mempunyai teman yang bisa melakukan itu, banyak-banyaklah menghabiskan waktu dengannya.

6. Jika kamu bersedih, menangislah. Airmata memang diperlukan dalam hidup ini.Namun, bangkitlah segera.

(saat kehilangan seseorang, ketika menghadapi masa sulit, ataupun masalah percintaan, dll ) Karna sesungguhnya satu- satunya orang yang akan selalu bersama kita, hanya diri kita sendiri. Yang lain, hanya titipan-Nya.

“LIVE while you are alive..”

7. Kelilingi dirimu dengan hal-hal yang kamu sayangi :

(mungkin keluarga, binatang peliharaanmu, musik, hobi, kekasih, dll ). Rumahmu adalah tempat dimana kamu berlindung.

8. Jagalah kesehatanmu :

Jika saat ini dalam keadaan baik, pertahankan itu. Jika saat ini dalam keadaan tidak stabil, periksakanlah segera.

9. Jangan katakan sesuatu yang bisa membuat orang lain tersudutkan, merasa bersalah & tidak nyaman.

10. Sampaikan pada orang yang kamu sayangi bahwa kamu menyayangi mereka. Sampaikanlah pada setiap kesempatan yang kamu bisa. Dan jika kamu tidak mengirimkan email ini minimal kepada 4 orang. who cares? tidak akan terjadi hal-hal yang buruk.

Tetapi, tidak ada salahnya jika kita saling berbagi dengan orang yang lainnya.



Selasa, 02 Februari 2010

Curahan Bahagia, Seorang Nista

Kehidupan lebih kejam diluar sana, SADARLAH!!

Waktumu hanya sedikit di dunia ini.

Menjadi orang baik, tidak akan ada ujungnya.

Dan tidak mudah tentunya.

Tapi menjalani hidup kita dengan ’baik’.

Itulah hakikinya perjuangan hidup.

Banyak orang memiliki kisah kelam dalam hidupnyua.

Ingat!! Jangan perdulikan cibiran orang tentang kita.

Namun, resapilah apa yang mereka katakan, cari sisi positif dari semua itu.


Jangan terpaku dengan title ’orang baik’.

Karenanya pula kita dapat menjadi sosok yang lebih buruk daripada ’orang jahat’.

Jangan biarkan orang mencibir kita dengan kata MUNAFIK.

Dan berusahalah sekuat kau mampu, untuk tidak menjadi munafik

Dalam konteks apapun, dalam melakukakn ’kesalahan’ sekalipun.


Jadilah dirimu sendiri!!

Mungkin kata itu terdengar clasic, tapi bila kau selalu menipu diri sendiri.

Ikhlaskah engkau bila ada orang yang MENIPU dirimu mentah-mentah.

Bahkan dalam keadaan sadar sekalipun, namun tak punya kuasa tuk percaya.


Jangan pernah malu akan masa lalumu!

BANGGA, kamu pernah melaluinya, dengan darah dan airmata!

Namun kini, kamu tersenyum bahagia, karena telah BERJAYA melaluinya!


Jangan takut kawan, kamu tidak sendiri!!”

Itulah yang selalu aku katakan DENGAN LANTANG kepada diriku, untuk TETAP HIDUP!!

Aku punya DIA!! Tuhanku, Allahu rabbi,..

Aku punya BANYAK orang-orang yang menyayangiku, walau aku tak sepenuhnya menyadari adanya mereka dalam HARIKU...


Terima kasih kuhaturkan, kepada semua yang membenciku, dimana mereka memusuhiku dan selalu dengan berbagai cara menjatuhkan mental bahkan harga diriku.

Kepada kalian semua, penuh cinta, aku BAHAGIA...

Dengan ’cinta’ yang kalian suguhkan kepadaku dalam luka, duka dan dendam, aku disini, HIDUP BAHAGIA DENGAN SEGALA YANG KUPUNYA.


Doaku, hanya...

Andai kalian dapat rasakan kasihku untuk kalian dengan segenap apa yang kumiliki, segala pengorbanan yang kalian balas dengan penghianatan, dan irisan pada hatiku, hariku, masa depanku, duniaku...

Andai, Tuhan mempertemukan kita dalam keadaan yang berbeda, dengan segala kasih dan cinta yang ada di seluruh bumi, mungkin kita semua akan dapat hidup bahagia berdampingan di bumi-Nya yang indah ini.

Semoga, masih ada ’lain waktu’ untuk merealisasikan ’harap’ itu.

Allahuma Amin.

Jumat, 29 Januari 2010

Saya CINTA lemak.

Kolesterol, siapa yang tidak membenci kolesterol?

Saya cinta lemak, tapi tidak kolesterol.

Saya cinta lemak, seperti saya mencintai diri sendiri.

Saya suka & bangga dengan segala apa yang saya miliki.

Termasuk, tubuh ’tambun’ yang sejak lahir memang sepaket dari moyang saya.


Saya sangat percaya diri dengan penampilan saya.

Dengan jeans gombrong maupun yang ketat, tapi selalu saya padukan dengan sesuatu semisal syal, selendang atau bahkan rok pendek.

Bukan karena malu dengan pantat besar atau perut besar, tapi mengurangi lekukan.

Saya adalah orang yang masuk kategori, sak karepe dewe dalam berbusana, karena saya sangat bangga menjadi ’berbeda’.


Saya juga menyukai fotografi, bukan hanya keindahan alam, tapi juga keindahan ’dalam’ seseorang dalam bahasa tubuh dan sorotan mata bahkan indahnya senyuman.

Hidup saya tidak terlalu ’ramai warna’ namun saya banyak memiliki teman.

Dari sana saya belajar banyak, tentang bersikap dihadapan banyak ’warna’ kehidupan.

Dan salah satunya dengan cinta & bangga atas segala yang kita punya.


Saya gemuk, bukan hanya itu, dalam garis keturunan keluarga saya ada ‘bakat’ obesitas.

Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk diet, namun tidak berhasil.

Banyak pria / wanita memandang saya sebelah mata.

Bahkan lingkungan saya terus mencibir saya, selayaknya itik buruk rupa.

Saya sungguh merasa malu dengan keadaan saya yang seperti ini.


Pasti dari kita pernah merasa seperti ilustrasi diatas?

Siapakah yang tak pernah merasakannya atau setidaknya terlintas fikiran seperti itu?

Malu? Bila kita sendiri malu dengan apa yang kita miliki.

Lalu, punya HAK apa untuk kita membuat orang berfikir bahwa kita ini ’special’?!

Bila kita sendiri tidak merasa nyaman akan sesuatu yang kita miliki dalam diri, lalu bagaimana kita dapat dengan EGOIS menyalahkan mereka yang mencibir kita?


Saya juga suka menulis.

Banyak orang bilang kalau tulisan saya, selalu berakhir sad ending dan terkadang menggantung.

Hmmm, sebenarnya saya hanya ingin para pembaca memiliki keleluasaan dalam berimajinasi.

Keleluasaan dalam menentukan kisah yang mereka baca.

Secara tidak langsung saya ingin memberikan mereka semacam ’hadiah'.

Yang terkadang mereka (juga saya) tidak pernah memeberikan hal tersebut untuk diri sendiri.


Hadiah atau semacam penghargaan yang mungkin HARUSnya kita sering lakukan terhadap diri kita.

Dengan kita tidak menipu diri sendiri dan menjadi sosok lain diluar pribadi kita.

Dan bangga menjadi seperti ’tampak’ kita yang sudah dianugerahi sejak lahir oleh Tuhan.

Dengan kebanggan dan kesyukuran yang memadai, saya JAMIN takkan lagi ada airmata kecewa.

Karena tiap suka dan luka yang kita dapati PASTI membuat hidup kita LEBIH LEBIH dan LEBIH baik.


So, LOVE ur self. Then u can be somebody to LOVE to EVERYONE!! Chayo!!! \^o^/


Senin, 28 Desember 2009

Kecongkakan seorang HAMBA

Tuhan, hamba yakin Engkau sangat menyayangi hamba.

Tuhan, tiap doaku Engkau kabulkan.

Terima Kasih untuk itu Tuhan.

Pintaku kini,

Limpahkanlah segala derita orang-orang yang kusayang padaku.

Pada raga ini, pada jiwa ini, padaku, pada ’hamba’ yang Engkau kasihi...

Bila aku tampak terlalu congkak karena permintaanku yang satu ini.

Setidaknya, bagilah separuh derita mereka, separuh saja.

Hingga orang yang sungguh kusayangi masih dapat meniti secuil dari mimpinya.

Sebelum Engkau renggut harapnya, citanya, dunianya, hidupnya.

Tuhan, bila dapat akan kutukarkan separuh ’jatah’ usiaku didunia.

Tuhan, bila dapat akan kutukar deritanya menjadi deritaku.

Tuhan, bila dapat...

Bila dapat kubuat tiap tetes airmata mereka menjadi rangkaian pasang sayap...

Agar mereka dapat terbang kemanapun mereka suka.

Tanpa merasa aimatanya adalah luka yang tiada hentinya menerpa.

Tak lagi terperangkap dengan segala sakit yang membuat mereka menderita.

Pemandu DAN panduaN

Saya adalah seorang pemandu.

Saya memandu banyak orang yang putus asa.

Saya memandu banyak orang pengumbar asa.

Saya memandu banyak orang mati rasa.

Saya memandu banyak orang yang sungkan tertawa.

Saya memandu banyak orang yang merasa harinya tak memiliki warna.

Diluar itu semua, saya hanya MANUSIA BIASA...

Sebenarnya hati ini sangat membutuhkan panduan.

Selain Tuhan, yang selalu ada untuk memanduku ditiap titian langkah hidupku.

Namun, Tuhan hanya dapat ’bicara’ dengan ’cara’-Nya.

Yang tidak selalu saya mengerti ’bahasa’ yang coba Ia katakan.

Saya butuh panduan, dari seseorang.

Yang dapat memandu saya keluar dari keputus asaan.

Yang dapat memandu saya tuk memiliki asa, tidak melulu diberi tuk orang lain.

Yang dapat memandu saya belajar berbahagia, hingga tak mati rasa.

Yang dapat memandu hati saya tuk tertawa tanpa rasa sungkan.

Yang dapat memandu hari saya agar dapat lebih berwarna.

Saya hanya MANUSIA BIASA, yang ingin hidupnya jadi ISTIMEWA.

APOLOGIZE to earth, good und EVERYONE

Bukan sekedar kata ‘sampai jumpa’.
Namun ’selamat tinggal’.
Tidak untuk selamanya.
Bukan untuk segalanya.

Anata Mc Auliffe 26 Juli 1988 – 23 Desember 2009.

Selamat jalan saudara, sahabat, anak serta kekasih...
Semoga kesalahan yang Nata pernah buat selama ini dapat dimaafkan.
Semoga ’kehidupan’ selanjutnya mampu memberi kemanfaatan bagi dunia.
Terima Kasih atas segala perhatian, makian, cinta, dendam, dan segala bentuk emosi yang pernah kita lewati bersama, papa, mama, Jeany, Kiki, Sasa, sahabat, musuh, pacar, mantan, mantan tunangan, gebetan, saudara seiman maupun tidak...

With LOVE, said THAKS.

Rabu, 02 Desember 2009

UNTITLED


Ibuku,...
Seorang malaikat, serap semua luka untuknya, tebar senyum lebar tuk bahagia semua pribadi di dunia.

Airmata tuk bahagia,
semua yang ia cinta,...

Mama, maaf tiada baktiku untukmu.
Mama, sungguh aku sangat menyayangimu, dalam setiap kata kasarku...

Selasa, 21 Juli 2009

Foto - Foto malam minggu yang seru, 18 Juli 2009


iNi NIDJI lagi di wawancara


iNi di tribun, untungnya di tribun, nyaman hehehehe ^^


iNi pas RED CARPET, fufufuf keren ya sekali seumur hidup ^^

Selasa, 30 Juni 2009

SURPRISED _game_

Guys.....u must try this.

Tapi kalian bener2 jangan ngeliat jawabannya dibawah ya...

Loe ikutin aja instruksi2nya, dijamin deh bakal kaget loe liat hasilnya, gue aja masih terheran2 dan geleng2 kepala......

Tapi mikirnya jangan lama2, apa yang ada di hati loe aja tapi bukan berarti asal2an loooohh.....enjoy....
Psikotest ini diambil dari email internet, diterjemahkan oleh orang tersebut dari bahasa asalnya Japanese. Loe akan menemukan hasil yang sangat mengejutkan. Orang yang mengirimkan game ini, konon sesudah membaca mail ini, harapannya dapat terkabul. Pasti Loe semua akan terkejut melihat hasilnya.!!!
Cuma janji dulu,

JANGAN MEMBACA JAWABAN DIBAWAHNYA TERLEBIH DAHULU. ISI DULU INSTRUKSI YANG DIMINTA. BACA SATU PARAGRAF DEMI SATU PARAGRAF.
Pertama-tama siapkan bolpen dan kertas.
Waktu memilih nama, anda harus memilih orang yang anda kenal.

Jangan terlalu banyak mikir, tulislah apa yang ada di kepala anda.
INGAT : Maju satu paragraf per paragraf.
Kalau anda membaca kelanjutannya, Permohonan anda tidak akan terkabul.


1.Pertama-tama tulis angka 1 sampai sebelas di kertas anda secara vertikal (atas ke bawah)
2.Tulis angka yang paling kamu senang (antara1-11) disebelah angka No.1 dan 2

3.Tulis 2 nama orang (lawan jenis) yang kamu kenal, masing-masing di No.3 dan No.7
4.Tulis 3 nama orang yang kamu knl di No.4, 5,dan 6. Disini kamu boleh menulis nama orang di keluarga, teman, kenalan. Siapapun OK. Cuma harus yang kamu kenal
5.Di no.8, 9, 10 dan 11 kamu tulis nama judul lagu yang berbeda-beda
6.Terakhir, tulis kamu punya permohonan.(Kamu minta permohonan)

NAH......... dibawah ini ada jawaban dari psikotest-nya mudah-mudahan cocok jawabannya.

1.Anda harus memberitahu ke orang yang anda tulis di No. 7 tentang psi kotest ini.
2.Orang yang anda tulis di No.3 adalah orang yang kamu cintai.
3.Orang yang anda tulis di No.7 adalah orang yang kamu suka, tetapi bertepuk sebelah tangan.
4.Orang yang anda tulis di No.4 adalah orang yang anda rasa paling penting bagi anda.
5.Orang yang anda tulis di No.5 adalah orang yang paling mengerti tentang anda.
6.Orang yang anda tulis di No. 6 adalah orang yang membawa keberuntungan pada anda.
7.Lagu yang anda tulis di no. 8 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.3
8.Lagu yang anda tulis di no.9 adalah lagu yang ditujukan untuk orangNo.7

9.Lagu yang anda tulis di no.10 adalah lagu yang melukiskan apa yang ada di hati anda.
10.Terakhir, lagu yang anda tulis di No.11 adalah lagu yang melukiskan hidup anda.


BAGAIMANA APAKAH CUKUP JITU ??????


my OWN tears

Pernah terlintas untuk melepas semuanya.
Kehidupanku, Prinsipku, Citaku, Anganku, hanya untuk melihat takkan ada lagi air mata yang akan mengalir dari wajah orang-orang didekatku.
Aku bahagia dalam tangisku akan kemalangan yang terjadi dalam hidupku, asalkan semua orang yang berada didekatku dapat hapuskan duka dan air mata dalam hidupnya.
Namun, aku sungguh merasa mati saat tak lagi orang membutuhkan diriku untuk dapat berguna bagi orang lain lagi.
Aku benci dikasihi terlebih dikasihani, karena akan membuat diriku merasa lemah dan akan hanya merasa tak berguna hingga hanya terus dapat meneteskan air mata yang dalam kenyataannya adalah hal yang aku paling benci dapati ’itu’ di dekatku.
Baru saja aku merasakan segala bahagia itu dalam hidupku, aku jatuh sakit berulang kali karenanya, namun aku justru BANGGA!

Aku akan melakukan apapun, menyerahkan apa yang aku miliki kepada setiap orang yang membutuhkan.
Dan aku PASTI akan merasa sangat bangga.
AKU SUNGGUH BENCI, dikasihi terlebih dikasihani.
Hidupku bukan untuk bahagia atas kehidupan pribadi.
Sudah cukup aku dapatkan banyak pelajaran, yang sungguh membuat diriku terpuruk karena merasa tak berarti bagi siapapun.
Hidupku untuk dunia, bukan duniaku!!

Aku tau mereka juga menyayangi diriku, hingga membuat perlindungan sebegitu tebalnya untukku.
Namun aku sungguh sedih mendapatinya.
Kuanggap mereka telah kehilangan kepercayaan akan kemampuanku untuk dapat menyelesaikan sesuatu.
Aku sungguh merasa tak berguna.
Tak ada yang pernah berhasil dalam hidupku, maksudnya BENAR-BENAR berhasil.
Banyak orang bilang aku MAMPU melakukan semua hal yang aku sendiri menyangkalnya bahwa aku memiliki kemampuan tersebut.
Namun aku terus menyangkali ’pemberian’ dari Tuhan tersebut.

Sungguh sedih rasanya, saat orang-orang,
yang sungguh kurasa BERKAH ada di dekat mereka.
Justru mereka hanya melihatmu dari sudut kemalangan.
Mungkin salahku juga, terlalu membuka diri kepada orang lain.
Hingga orang lain mengetahui luka yang kumiliki dalam hidup ini.
Aku sungguh terluka akan kemalangan yang kualami bahkan sejak usia yang sangat belia, dimana aku terpaksa harus benar-benar menjalani hidup mandiri.
Yang mungkin kala itu belum sanggup atau memang tak seharusnya anak seusaiaku memikul beban itu, SENDIRI!
Namun, aku TETAP DISINI, HIDUP dan BAHAGIA.
Dengan caraku tentunya...

AKU, DIRIKU, atau CITAKU

Beberapa minggu berlalu…

Dari surprise yang Allah berikan kepadaku.


Seorang teman, yang tak pernah menjadi sahabatku di masa lalu, terkapar di RS.

Seorang teman yang kubenci seumur masa remajaku.

Seorang teman yang sungguh kubenci,

hingga suatu waktu kusadari sungguh malang dirinya.

Seorang teman yang sungguh kubenci,

namun saat kulihat dirinya terkapar tak berdaya sungguh kurasa perih.

Seorang teman yang sungguh kubenci,

hingga saat ’momment penting’ kami kupinta Allah berikan separuh deritaanya padaku.


Hingga segala tanggung jawab dalam hidup, kusadari harus kutuntaskan.

Dari tanggung jawab pendidikanku, hingga pengabdianku ke keluarga dan masyarakat.

Dan beberapa saat yang lalu, aku tersadar.

Aku harus teteap memilih HAL apa yang harus aku fokuskan dala hidupku.

HAL apa yang harus SUNGGUH-SUNGGUH aku prioritaskan dalam hidup.

HAL yang menjadi tanggung jawab terbesarku dalm hidup.

HAL yang menjadi nyawa dan hasratku dalam hidup ini.

HAL yang sungguh belum (mungkin tidak ingin) aku temukan apakah itu.


Let me see,…

Penddidkanku, apakah aku telah benar-benar mendedikasikan diriku untuk menuntut ilmu???

Keluarga, sudahkah aku menjadi anak, kakak, atau saudara yang baik dalam keluarga dengan semua HAK & yang terutama KEWAJIBANKU???

Senin, 22 Juni 2009

Tamasya Bersama, COME JOIN US!! ^_^v Share


JOIN US, to vacation together.

Musim libur sekolah, ngapain ya enaknya? Bagi yang masih sekolah, maupun yang kerja mau ajak adik atau keponakan bahkan anaknya bertamasya. Seru ga sih, kalo kita tamasya bareng???
Minggu, 28 Juni 2009. Tamasya bersama KITA (please visit http://pendidikanuntuksemua.wordpress.com) & SABANA (please visit http://kebuntebu.multiply.com), ke Kebun Binatang Ragunan.

"Yah, hanya kebun binatang, enggak asyik!!"
"Hahahaha, ngapain kesana, nengokin uwak???"

Banyak pendapat yang enggak nyenengin tentang ZOO a.k.a Kebun Binatang,
tapi kalau melewati hari dengan bertamasya disana bersama adik-adik yang (bahkan) untuk sekedar bertamasya, hanya dapat bermain di wilayah sekitar tempat tinggal mereka. Dimana lingkungan tersebut, sangat tidak memenuhi syarat untuk wilayah hunian, hunian padat bahkan.

Terkadang diantara kita, dengan royalnya dan tanpa perhitungan panjang, mengeluarkan sejumlah biaya yang besar demi mendapatkan kenyamanan dan keceriaan dalam liburan kita.
Pernahkah membayangkan, orang-orang yang hanya memikirkan hal tersebutpun tidak sempat, bukan mereka tidak ingin Lho,...

Namun mereka lebih sibuk berfikir,
'bagaimana caranya besok saya masih dapat bertahan hidup. bagaimana caranya saya masih dapat tidur dengan lelap walau pengap di suatu ruang mungil yang dibangun dari beberapa lembar papan bahkan kardus sekalipun, yang biasa disebut rumah. bagaimana caranya anak, saudara, atau bahkan teman saya dapat menimba ilmu tanpa harus memusingkan betapa mahal biayanya'.

So, walau hanya berbagi tawa dengan mereka. Tidakkah SAHABAT bangga telah berbuat satu hal positif dengan melakukan hal sepele tapi berdampak besar bagi orang lain?? Dengan hanya berbagi tawa, kenangan tersebut akan tertanam seumur hidup dan pebuh syukur oleh adik-adik, sahabat, saduara KITA yang belum tentu memiliki keberuntungan dalam hidup seperti yang KITA miliki,...

INGAT!!
Minggu, 28 Juni 2009.
Kumpul jam 10 pagi di depan pintu masuk Kebun Binatang RAGUNAN, Utara II (dekat shelter Trans Jakarta Busway)

Bagi yang berminat turut serta, dapat konfirmasi ke:
Anata Mc Auliffe di 08568406343 atau 021. 92717282

Selasa, 28 April 2009

My Own Diary

Kamis, 7 April 2009
22:36 WIB

Hari terakhir kuliah di minggu ini, masuk 2 hari, sisanya libur. Minggu lalu, masuk 2 hari sisanya meliburkan diri.
Sungguh waktu terasa singkat…

Jakarta, Salatiga, Solo, Jakarta, Lampung, Jakarta…
Huff sungguh melelahkan, namun tak apa.
Dengan begini otakku tak terasa membeku, membeku oleh peluh dan perih.
Banyak yang dipertaruhkan untuk aku dapat menjalani aktivitasku belakangan ini.
Kuliah sedikit terbengkalai, padahal masih diawal semester.
Kepengurusan komunitaspun sama sekali tak tersentuh.

Kini, tak lagi hatiku terbagi untuk dua HAL,
Namun banyak hal, dan itu sama sekali bukan merupakan sesuatu yang sia-sia.
Ok, sekarang kita review kegiatanku belakangan ini.

16 Maret 2009
Saat Fajar menyingsing, roda mobil kami terhenti pada kota mungil, Salatiga, Semarang. Hingga salamku menggema pada sebuah rumah asri, yang sungguh sederhana. Kediaman Bulik Wati dan Paklik Purwanto. Hawa dingin meresap hingga ke pori-pori kulitku, dinginnya AC mobil yang membelenggu kami sepanjang malam, sepanjang perjalanan, terkalahkan oleh suhu udara ciptaan Sang KHALIK.

Tak banyak yang kulakukan saat itu, selain aktivitas pagi hari semisal sarapan, dll. Sesaat setelah berbenah diri, aku mencoba mengabari orang-orang yang menurutku PENTING untuk dikabari tentang keberadaanku disana. Bahwa kami besrta rombongan telah sampai ditempat tujuan tanpa kekurangan suatu apapun. Suasana hatiku tak begitu riang kala itu, namun aku tetap terus, terus, dan terus mencari ‘sesuatu’ agar keriangan dapat menyapaku pada hari indah itu. Hari dimana, Allah masih dapat mengabulkan doaku untuk dapat memiliki kesempatan berkumpul dengan Bibi, Paman dan saudara sepupu.

Sore harinya aku berencana langsung menghampiri istana mungil nenekku, dikota yang sama namun di desa yang berbeda. Namun karena tak ada yang dapat mengantarku kesana, akhirnya niatan itu kami tunda hingga keesokan paginya. Malam dingin itu, tak lagi terasa dingin, karena hatiku yang telah membiru, membeku karena perih yang timbul dari luka parah dalam batinku. Seluruh emosi kutumpahkan (seperti biasa) dalam tulisan, untungnya aku membawa teman yang pendiam, tak hidup namun ia menjadi sosok yang sungguh dapat diandalkan. Air mata berusaha menyentuh papan keyboardnya, namun tak kuizinkan. Tangisku pecah dalam batin, air mataku bercucuran dalam sunyi. BODOHNYA aku telah kehilangan separuh hati yang kuberikan tulus kepada seseorang yang bisa dibilang sangat jahat. Walau aku tetap dapat memaafkannya dengan tulus.


17 Maret 2009
Sungguh hari yang melelakhkan kulewati beberapa waktu kebelakang. Hingga dalam malamku, tak lagi tidur pulas dapat menjadi agenda. Duniaku terbalik sejak beberapa waktu. Malam menjadi pagi, pagi menjadi malam. Jam tidurku telah berlangsung tidak normal sejak beberap waktu. Menjelang fajar menyingsing, aku baru dapat terlelap. Dan ketika banyak orang memulai aktivitasnya, aku masih terlelap. Kupaksa untuk bangun pagi itu, dengan semangat menggebu ingin bertemu nenek yang sangat kurindu.

Lewat dari jam 10.00 WIB aku mulai perjalanan menuju desa Banjaran cengklik, desa dimana kedua orng tua dari ayahku menetap untuk menghabiskan masa tuanya. Dimana bertengger rumah mungil disatu petak tanah yang dikelilingi tanaman obat maupun bunga-bunga bermekaran dengan lebatnya mengelilingi bangunan mungil berupa gubuk, yang tak pernah bosan aku berada disana. Disana bisa dibilang stabil, saatnya sang fajar berpijar sungguh benderang alam semesta, kala rembulan tersenyum sungguh indah cahayanya membawa nuansa dingin yang sejuk, walau terkadang agak menusuk. Setibanya disana, aku melihat suatu nuansa baru.

Rumah bata, gubuk reot yang nyaman kini berubah bentuk menjadi rumah bata dengan tembok-tembok yang dingin, namun tak menghilangkan nuansa sederhana dari bangunan yang menopang kehidupan kakek dan nenek tercinta. Istana mungilku kini terasa agak lengang, sunyi terasa. Ternyata memang tak ada penghuninya, hehehe ^^v mbah uti biasa kupanggil ibunda dari ayahku itu. Salam menggema di desa asri itu. Sepanjang jalan, sungguh jarang aku melihat kaum adam melakukan aktivitas disekeliling desa tersebut. Koknon ceritnya, para kaum adam, tua maupun muda banyak yang keluar desa bahkan pulau untuk mengadu nasib disana.

Dari ruang lingkup yang dekat saja misalnya, paman dan kakak-kakak sepupuku yang laki-laki, tak pernah dapat kutemui bila sejang berkunjung kesana. Karena saat aku liburan semester, mereka masih banyak tanggung jawab pekerjaan diperantauannya masing-masing. Saat mereka dapat pulang (saat Hari Raya), aku tak pernah dapat berkunjung kesana, karena saat Hari Raya aku merayakannya dengan keluarga inti, Ayah, Bunda dan adik-adik di Jakarta. Dan karena kemajemukan etnis kebudayaan yang mengalir dalam darahku, ayah & bunda sepakat untuk merayakan Hari Raya di tempat dimana kami tinggal, yah… di Jakarta. Cukup adil, jadi tidak mudik ke Lampung, Palembang, atau Semarang, ataupun ke Lamongan… can u imagine? Sungguh majemuk kan??? Hehehehe ^^v

Sesampainya disana, aku sungguh merasakan kesenyapan yang sungguh damai. Ternyata mbah uti memang sedang tidak berada dirumah, sayup-sayup kami dengar ada suara ceramah dari pak Haji sekitar situ, yang ternyata sedang diadakan pengajian disana. Saat aku berusaha mencari sosok nenek tercinta dari sela-sela agar masjid, paklik Pur memanggil. Ternyata pintu belakang tidak terkunci dan beliau dapat membuka pintu ruang tamu. Tak lama setelah aku selesai menata barang-barang bawaanku, terdengan salam dari suara mungil namun dapat menggelegarkan hati dan telingaku. Dengan langkahnya yang gontai mbah uti memasuki pintu utama. Sesaat itu pula kumenghampirinya. Dalam sekejap pula aku telah berada dalam dekap hangat peluknya.

CAHAYA HATI

Seakan aku takut menyapa rembulan,

Cahaya rembulan yang membelaiku dalam mimpi


Sejak aku mengenalnya malam itu,

Seakan cahayanya menghangatkan jiwa dan ragaku


Hingga cahaya itu pergi,

Aku tak lagi dapat meniti mimpi


Dalam lelapku,

Hanya ada dirinya ditiap malam dingin itu


Tuhan, apakah ini cinta?

Tuhan, apakah artinya cinta?

Tuhan, sungguh aku tak rela ia berlalu begitu saja…


Tiap saat kuterlelap, hanya bayangnya yang cambangiku dalam mimpi

Hanya dia, entah mengapa…


Cinta…

Dimanakah engkau,

Rindukah adanya disana,

Atau semua ini hanya sekedar fatamorgana?